Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Titiek Dinilai Ngawur Ingin Kembalikan RI ke Orde Baru

Gambar
Titiek Dinilai Ngawur Ingin Kembalikan RI ke Orde Baru Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menyebut Indonesia sudah saatnya kembali seperti masa pemerintahan Presiden Soeharto. Menurutnya, di masa Orde Baru semua harga sandang pangan papan terjangkau oleh masyarakat. Pernyataan Titiek di akun Twitternya itu sontak menuai pro dan kontra. Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar menilai, jika ada politisi yang menginginkan agar Indonesia kembali ke era Orde Baru, politisi tersebut sedang sakit. "Kalau ada yang mau balik ke zaman Soeharto, atau mau mempraktikkan otoritarianisme gaya baru, menurut saya memang pedagang politik di Indonesia sedang sakit," kata mantan Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) itu. Tour Murah  Menurutnya, era Soeharto sudah tak mungkin lagi bisa kembali. Dia menilai apa yang diungkapkan Titiek adalah romantisme belaka. "Tapi, bahwa otor...

Wakil Ketua MKD DPR Pengganti Syarifuddin Sudding dilantik Fadli Zon

Gambar
Wakil Ketua MKD DPR Pengganti Syarifuddin Sudding dilantik Fadli Zon Wakil Ketua DPR Fadli Zon melantik Fadholi sebagai Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menggantikan posisi Syarifuddin Sudding dari Fraksi Partai Hanura. Pelantikan itu, kata Fadli, dilakukan menindaklanjuti surat keputusan Presiden terkait pergantian Sudding sebagai anggota DPR. "Di dalam rapat atau musyawarah yang dijalankan seluruh anggota MKD yang kuorum itu telah menetapka dan menyepakati secara mufakat saudara Fadholi untuk menjadi pimpinan baru dari MKD dari Fraksi NasDem," kata Fadli usai melantik pimpinan baru MKD, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11). "Jadi karena kesepakatan dan permufakatan itu tentu saja saya kira sudah menjadi domain sesuai pasal 280 ayat 2 jadi dilakukan secara musyawarah mufakat tadi kita melantik saudara Fadholi untuk menjadi pimpinan MKD," sambungnya. Fadli tidak mengetahui pasti mengapa MKD tidak memilih pimpinan penggan...